GOOD TRY ! begitu pelatih bola sekolah anak kami meneriakan pujiannya ketika anak didiknya yg GAGAL memasukan bola ke gawang lawan
dan pada saat gawang kitakemasukan gol , pelatih berteriak , THAT'S OK !!
----------------------
NICE JOB NUMBER 5 , dilontarkan pelatih bola kami kepada team lawan yg memakai kaos no 5 setelah dia gagal memasukan bola ke gawang kita
----------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------
dua duanya kata motivasi , GOOD TRY dan NICE JOB
namun diucapkan pd org yg berbeda "menerimanya" menghasilkan efek yg berbeda, efek yg ditimbulkan pada anak buahnya adalah menuangkan semangat baru , sedangkan efek yang diterima lawan main adalah "
justru menggeboskan ssemangat lawan dan membakar emosi , sehingga mereka bermain dgn penuh emosi , kasar..mulailah wait mengeluarkan kartu kartunya, yang membuat tim lawan
kalap tak karuan
---------------------------------------------------------------
Ditambah, petih tim lawan kerap MENGHUJAT anak didiknya : YOU RUBBISH kalau ada anak didiknya yang gagal mencetak bola dan kalau kebobolan gawangnya dia MENGELUARKAN SUMPAH SERAPAH..POOR YOU..B*tch
--------------------------------------------------------------------------------------
pemain bermain dilapangan.....................supporter mendukung dengan strategy........menghasilkan gol gol cantik.... gol cantik tdk saja berupa "gol" betulann namun yg UTAMA adalah GOL dihati anak anak
saat tim kami kalah pelatih tetap memotivasi anak anak dan
mengucapkan terimakasih atas permainan yg indah , kalah bukan jadi
alasan untuk bersedih------------------------------
bisa diterapkan dirumah , rangkulah anggota keluarga kita yang yg belum bisa bisa mengerjakan tugasnya atau bahkan berbuat salah... sehingga semangatnya timbul kembali ...
bukan malah menghina , menghujat,membandingkan atau bicara tenang namun sinis dan tajam.................................................
Friday, February 5, 2010
Motivasi kebawahan
Labels: Motivasi hidup
Posted by mintori mintori at 12:22 AM 0 comments
Kiat membangun Keharmonisan keluarga
PERNIKAHAN ibarat hati, punya berbagai rasa yang tak menentu datangnya. Kadang marah, bahagia, sedih, kecewa, bangga, dan puluhan rasa lainnya.Sulitnya menjaga suasana hati, sesulit itu pula menjaga pernikahan. Percekcokan sering kali menghampiri pasangan suami istri, bahkan ada yang sampai mengajukan gugatan cerai.
Berikut ilustrasi pasangan yang sedang melewati proses mediasi dengan perantara konselor pernikahan.
Sang wanita berkata sambil terisak, "Saya tidak tahu mengapa bisa sampai seperti ini. Pernikahan saya telah berakhir, dia (suami) tidak mencintai saya lagi."
Dan sang suami menimpali, "Apa yang kamu katakan?", lalu sang suami berpaling pada konselor dan berkata, "Saya tidak mengerti kenapa dia berkata begitu."
Sang istri memotong, "Karena memang begitu kenyatannya."
Adu mulut terus terjadi sampai akhirnya konselor bertanya pada suami, "Apakah Anda mengatakan padanya bahwa Anda tidak mencintainya lagi?"
Suami menjawab, "Dia (istri) tahu saya mencintainya."
Konselor bertanya, "Tapi apakah Anda katakan pada istri Anda ?Saya mencintaimu'?"
Lalu pasangan itu saling pandang dan menyadari bahwa sebenarnya mereka masih saling mencintai, namun egoisme menutupi sehingga proses cerai tak terhindarkan.
Pelajaran yang dapat Anda petik, betapa pentingnya komunikasi untuk mengungkapkan perasaan. Komunikasi merupakan hal penting dalam menjaga keawetan hubungan.
Untuk itu, SheKnows membeberkan pada Anda beberapa kata pendek yang tidak membutuhkan waktu lama untuk mengatakannya, namun meninggalkan kesan mendalam dan memperbaiki hubungan suami istri yang hampir retak.
I Love You
Memang terdengar klise, namun tahukah Anda bahwa jika Anda menyisihkan sekian detik dalam satu hari untuk mengatakan I love you pada pasangan, sama saja dengan Anda memperdalam rasa cinta padanya.
Maaf
Satu kata "maaf" setiap kali Anda berbuat salah akan membuatnya mudah melupakan kesalahan Anda.
Saya mengerti
Katakan itu setiap kali pasangan meminta maaf ataupun setiap kali dia menjelaskan alasan tidak bisa memenuhi keinginan Anda. Dua kata "saya mengerti" sudah dapat membuat pasangan menganggap Anda sebagai pasangan yang pengertian. Hal tersebut akan selalu diingatnya saat Anda berdua bertengkar, "Belum tentu saya akan mendapat pasangan sepengertian dia."
Kau sangat cantik/tampan
Sedikit waktu untuk memberinya pujian ketika bangun tidur tentu tidak akan membuat Anda terlambat kerja, bukan? Katakan, "Kamu sangat cantik" atau "Kamu sangat tampan" saat pasangan Anda baru membuka matanya. Ia tentu akan bersemangat menjalani hari karena sejak matanya terbuka Anda sudah memberinya kepercayaan diri.
Saya sangat membutuhkanmu
Sudah menjadi hal lumrah jika di antara pasangan suami istri mengalami pertengkaran. Jadilah pihak yang mengalah, karena jika tidak ada yang mau mengalah, sulit bagi Anda untuk memperbaiki hubungan. Katakan dengan tulus betapa Anda sangat membutuhkannya. Niscaya kemarahannya mereda. Selanjutnya, Anda dapat berbicara perlahan untuk menjelaskan permasalahan yang tengah terjadi di antara kalian.
Terima kasih
Terdengar sepele, tapi dengan Anda mengatakan "Terima kasih" atas semua hal yang telah diberikan dan dilakukannya, dia akan merasa sangat dihargai. Seperti hukum timbal balik, dia pun akan menghargai Anda.
Dari Milis tetangga
Buat Someone yg kelak kupersunting sebagai Kepingan hatiku sebagai bidadari tercantik didunia ini hehe..
I Miss U .. !!
Labels: Kiat Perkawinan Harmonis
Posted by mintori mintori at 12:17 AM 0 comments
hakikat pertolongan Alloh
aku sudah mengatakan iman kepada Allah , maka aku yakin aku pasti ditolong .... begitu dalam hati Rojula .... setelah pamit pada anak istrinya diapun pergi ke kota untuk menjual kayu bakar .. dijalan dia terpelosok pada lubang yang dalam .. ketika dia tersadar dia ada disumur tua yang sudah kering ... hatinya begitu sedih .. takut ... namun kemudian dia ingat ... aku kan sudah beriman pada Allah ... aku yakin aku pasti ditolong oleh Allah .........
--------------------------------------------
Sebelum habis ucapan dihati rojula , datanglah serombongan pedagang dengan kuda , melewati lubang sumur dimana dia sudah terpelosok .... ah ..itu kan bukan Allah , tidak usah aku minta tolong pada mereka... dia pun duduk kembali ... mulutnya terus komat kamit meminta pertolongan Allah
--------------------------------------------------
Lalu terdengar suara dua orang laki laki melewati sumur itu , bahkan terdengar salah seorang membuang kencing didekat sumur tua , hingga air kencingnya menyiprat kedalam sumur , dia marah marah dalam hatinya.... dasar gila ... gak tau apa aku disini...
-------------------------------------------------
hari pun mulai senja ... rojula tidak berusaha naik dan tidak berteriak minta tolong , karena dia INGIN yang menolongnya itu Allah ---------------
GUSRAKK............... terdengar roda pedati terpelosok sedikit rodanya kedalam sumur , sehingga tanah yang diatasnya menimpuk kepala si rojula ..... ADUUUHHHH... rojula menjerit kaget ---------------- Sais roda pedati dan temannya sambil menarik rodanya yang terpelosok ..menyorotkan obor kedalam sumur tua yang sudah kering itu .... SIAPA DIDALAM ... dijawab rojula ... "AKU ROJULA"... "waduuh kamu terpelosok ?" "IYA"... "ini tali tambang yang kuat dan besar .... naiklah melalui tali ini dan kami berdua akan menyeret tali itu hingga kamu naik" ----- "TIDAK MAU" ... "kenapa ?" "AKU TAK BUTUH PERTOLONGAN KALIAN" .... "tapi kamu kan terpelosok!!" .. "YA TIDAK APA APA.. AKAN DATANG YANG MEMBANTUKU NANTI "... "siapa ?hari sudah gelap " teriak sais pedati dan temannya ....... "BIARIIIIIIIIN "... "ya sudah kalau tidak mau ditolong , kami pergi ya"...lalu sais pedati dan temannya menggeleng geleng kepapa .. gila dia kata mereka ..... "SILAHKAN KALIAN MAU PERGI AKU TAK BUTUH PERTOLONGAN KALIAN " sais pedati dan temannya lalu melongok kedalam sumur tua itu ...." wahai rojula.. katakan siapa yang akan menolong mu ? karena setelah kami pergi , hari sudah malam , mungkin harimau akan datang " Rojula pun menjawab .... 'AKU MENUNGGU ALLAH MENOLONGKU"
kembali rojula duduk terpekur disumur tua yang kering
---------------------------------------------------------
BERAPA sering kita menyia nyiakan PETUNJUK dan PERTOLONGAN Alloh ??
Labels: Pertolongan Allloh
Posted by mintori mintori at 12:16 AM 0 comments
Pekerjaan yang barokah
Al-Habib, seorang yang dikasihi oleh banyak orang dan senantiasa didambakan kemuliaan hatinya, malam itu mengimami shalat Isya’ suatu jamaah yang terdiri dari para pejabat negara dan pemuka masyarakat.
Berbeda dengan adatnya, sesudah tahiyyat akhir diakhiri dengan salam, Al-Habib langsung membalikkan tubuhnya, menghadapkan wajahnya kepada para jamaah dan menyorotkan matanya tajam-tajam.
”Salah satu dari kalian keluarlah sejenak dari ruangan ini,” katanya, ”Di halaman depan sedang berdiri seorang penjual kacang godok. Keluarkan sebagian dari uang kalian, belilah barang beberapa bungkus.”
Beberapa orang langsung berdiri dan berlari keluar, dan kembali ke ruangan beberapa saat kemudian.
”Makanlah kalian semua,” lanjut Al-Habib, ”Makanlah biji-biji kacang itu, yang diciptakan oleh Allah dengan kemuliaan, yang dijual oleh kemuliaan, dan dibeli oleh kemuliaan.”
Para jamaah tak begitu memahami kata-kata Al-Habib, sehingga sambil menguliti dan memakan kacang, wajah mereka tampak kosong.
”Setiap penerimaan dan pengeluaran uang,” kata Al-Habib, ”hendaklah dipertimbangkan berdasarkan nilai kemuliaan. Bagaimana mencari uang, bagaimana sifat proses datangnya uang ke saku kalian, untuk apa dan kepada siapa uang itu dibelanjakan atau diberikan, akan menjadi ibadah yang tinggi derajatnya apabila diberangkatkan dari perhitungan untuk memperoleh kemuliaan.”
”Tetapi ya Habib,” seseorang bertanya, ”apa hubungannya antara kita beli kacang malam ini dengan kemuliaan?”
Al-Habib menjawab, ”Penjual kacang itu bekerja sampai nanti larut malam atau bahkan sampai menjelang pagi. Ia menyusuri jalanan, menembus gang-gang kota dan kampung-kampung. Di malam hari pada umumnya orang tidur, tetapi penjual kacang itu amat yakin bahwa Allah membagi rejeki bahkan kepada seekor nyamuk pun. Itu taqwa namanya. Berbeda dari sebagian kalian yang sering tak yakin akan kemurahan Allah, sehingga cemas dan untuk menghilangkan kecemasan dalam hidupnya ia lantas melakukan korupsi, menjilat atasan serta bersedia melakukan dosa apa pun saja asal mendatangkan uang.”
Suasana menjadi hening. Para jamaah menundukkan kepala dalam-dalam. Dan Al-Habib meneruskan, ”Istri dan anak penjual kacang itu menunggu di rumah, menunggu dua atau tiga rupiah hasil kerja semalaman. Mereka ikhlas dalam keadaan itu. Penjual kacang itu tidak mencuri atau memperoleh uang secara jalan pintas lainnya. Kalau ia punya situasi mental pencuri, tidaklah ia akan tahan berjam-jam berjualan.”
”Punyakah kalian ketahanan mental setinggi itu?” Al-Habib bertanya, ”Lebih muliakah kalian dibanding penjual kacang itu, atau ia lebih mulia dari kalian? Lebih rendahkah derajat penjual kacang itu dibandingkan kalian, atau di mata Allah ia lebih tinggi maqam-nya dari kalian? Kalau demikian, kenapa di hati kalian selalu ada perasaan dan anggapan bahwa seorang penjual kacang adalah orang rendah dan orang kecil?”
Dan ketika akhirnya Al-Habib mengatakan, ” Mahamulia Allah yang menciptakan kacang, sangat mulia si penjual itu dalam pekerjaannya, serta mulia pulalah kalian yang membeli kacang berdasar makrifat terhadap kemuliaan…” – salah seorang berteriak, melompat dan memeluk tubuh Al-Habib erat-erat.
Labels: Pekerjaan Barokah
Posted by mintori mintori at 12:11 AM 0 comments
Saturday, October 3, 2009
Keutamaan Sholat malam, Bangun malam, do'a malam atau Qiyamul lail
Berikut beberapa Keutamaan Sholat malam, Bangun malam, do'a malam atau Qiyamul laildan dalil pendukungnya:
Para ulama saleh terdahulu telah mengetahui bahwa mengerjakan qiyamul lail merupakan salah satu tanda bahwa ilmu seseorang bermanfaat. Imam Sufyan bin Uyainah mengatakan: “Bila siangku aku pergunakan untuk durhaka dan malamku aku pergunakan untuk tidur dan bermalas-malasan, maka manfaat apa yang kuperoleh dari ilmu yang telah aku tulis?” (Abu Nu’aim, al-Hilyah, VII: 271)
Qiyamul lail yang dikerjakan Imam Abu Hanifah sangat menakjubkan. Menurut Abu ‘Ashim al-Baghdadi, Abu Hanifah sering dijuluki ‘tiang’ karena banyaknya berdiri mengerjakan shalat dan bermunajat kepada Allah.” (Al-Khatib al-Baghdadi, Tarikh Baghdad, III: 153)
Imam Malik bin Anas sebagai imam di Madinah, shalat malamnya juga sangat menakjubkan. Asyhab bin Abdul Aziz pernah menceritakan, “Aku pernah keluar pada suatu malam ketika orang-orang telah tertidur. Aku melewati rumah Malik bin Anas. Dia tidak tidur, tetapi mengerjakan shalat. Seusai membaca surah al-Fatihah, ia membaca surah at-Takatsur. Ketika sampai pada ayat terakhir, “Kemudian kau pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan [yang kamu megah-megahkan di dunia ini]” ia menangis lama sekali. Ia ulangi lagi surah tersebut dan menangis lagi. Lamanya tangis Malik bin Anas yang aku dengar itu telah membuat aku lupa pada kebutuhan yang aku tuju. Ia tetap saja berdiri dan mengulang-ulang ayat tersebut sambil menangis sampai fajar terbit. Ketika fajar telah tampak, ia baru rukuk. Aku pun pergi meninggalkan dia dan pulang ke rumah. Lalu aku mengambil air wudhu dan pergi ke masjid. Tiba-tiba Malik sudah ada di tempat duduknya di masjid bersama orang-orang lainnya. Pada waktu pagi, aku melihat wajahnya bersinar.” (Ibnu al-Kharrath, ash-Shalat wa at-Tahajjud)
Imam Syafi’i tetap mengerjakan qiyamul lail walaupun sibuk menuntut ilmu. Menurut ar-Rabi bin Sulaiman, salah seorang muridnya, yakni Imam Syafi’i, membagi malamnya menjadi tiga. Yang pertama untuk menulis, yang kedua untuk shalat, dan yang ketiga untuk tidur. (al-Baihaqi, Ma’rifah as-Sunan wa- al-Atsar)
Abu Bakar al-Marudzi mengatakan: Aku pernah bersama dengan Imam Ahmad dalam satu pasukan, kira-kira selama empat bulan. Ia tidak pernah meninggalkan qiyamul lail dan selalu membaca Al-Qur’an pada siang hari. Aku tidak pernah mengetahui kapan dia mengkhatamkan Al-Qur’an. Ia selalu menyembunyikannya. (Ibnu al-Jauzi, Manaqib Imam Ahmad)
Muhammad bin Abi Hatim al-Warraq berkata: Apabila aku bepergian bersama Imam Bukhari dan menginap pada satu rumah, aku selalu melihat dia bangun pada satu malam sebanyak limabelas sampai duapuluh kali. Ketika bangun, ia selalu membuat perapian dan menyalakannya dengan tangannya sendiri, kemudian mentakhrij (menyeleksi) hadis dan mempelajarinya, lalu meletakkan kepala untuk tidur sebentar. Pada akhir malam, ia selalu mengerjakan shalat tigabelas rakaat, di antaranya satu witir. Ia tidak pernah membangunkan aku. Aku bertanya, “Engkau mengerjakannya ini sendirian dan tidak membangunkan aku?” Ia menjawab, “Engkau masih muda. Aku tidak senang merusak tidurmu.” (Al-Khatib al-Baghdadi, Tarikh Baghdad)
Ada seorang laki-laki pernah berkata kepada Ibnu al-Mubarak, “Tadi malam aku membaca Al-Qur’an sampai khatam dalam satu rakaat.” Ibnu al-Mubarak berkata, “Aku malah mengetahui ada orang yang tadi malam hanya mengulang-ulang surah at-Takatsur sampai pagi. Jiwanya tidak kuasa melewati surah tersebut.” (adz-Dzahabi, Sair A’lam an-Nubala’, VIII: 397)
Abi al-Yaman mengatakan: Rumah Ismail bin Iyasy berada di sebelah rumahku. Ia selalu menghidupkan malamnya dengan shalat dan membaca Al-Qur’an. Ia membaca Al-Qur’an lalu berhenti, kemudian kembali membaca lagi mulai dari potongan sebelumnya. Pada suatu hari aku bertemu dengannya dan bertanya, “Paman, aku lihat engkau membaca Al-Qur’an demikian dan demikian.” Ia bertanya, “Apa yang kau tanyakan, anakku?” Aku berkata, “Aku ingin tahu mengapa demikian.” Ia menjawab, “Anakku, aku mengerjakan shalat dan membaca Al-Qur’an, kemudian aku menghafal hadis bab per bab yang telah aku takhrij (teliti). Karena itulah aku memutus shalat untuk menulis hadis tersebut. Kemudian aku kembali bershalat dan membaca Al-Qur’an mulai dari ayat yang aku putuskan tadi.” (adz-Dzahabi, Sair A’lam an-Nubala’, VIII: 315)
Abu Abdullah al-Ba’li berkata: Pada suatu malam ketika sudah larut, aku berada di masjid Jami’ Damaskus. Aku melihat Imam Nawawi berdiri di kegelapan mengerjakan shalat di bawah tiang. Ia mengulang-ulang ayat “Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan dimintai pertanggungjawaban.” (QS ash-Shaffat: 24) Ia terus membaca ayat tersebut dengan perasaan takut dan khusyuk, sehingga aku dapat mengambil ilmu yang banyak dari pemandangan ini.” (as-Sakhawi, al-Imam an-Nawawi)
Labels: Keutamaan Qiyamul lail
Posted by mintori mintori at 4:04 PM 0 comments
Tuesday, April 14, 2009
Management Waktu menurut Qur'an dan Hadist

Bila masih mungkin
Kita menorehkan batin
Atas nama jiwa dan hati tulus ikhlas
Mumpung masih ada kesempatan buat kita
Mengumpulkan bekal perjalanan abadi
Kita pasti ingat tragedi yang memilukan
Kenapa harus mereka yang terpilih menghadap
Tentu ada hikmah yang harus kita petik
Atas nama jiwa mari heningkan cipta
Kita mesti bersyukur
Bahwa kita masih diberi waktu
Entah sampai kapan
Tak ada yang bakal dapat menghitung
Hanya atas kasihNya
Hanya atas kehendakNya
Kita masih bertemu matahari
Kepada rumpun di lalang
Kepada bintang gemintang
Kita dapat mencoba
Meminjam catatannya
Sampai kapankah gerangan
Waktu yang masih tersisa
Semuanya menggeleng
Semuanya terdiam
Semuanya menjawab tak mengerti
Yang terbaik hanyalah
Segeralah bersujud
Mumpung kita masih diberi waktu
Bila kita membaca syair lagu di atas dan kita resapi maknanya maka kita akan dapat mengambil nasehat dan hikmah. Ternyata hidup ini hanya sebentar dan yang lebih menakutkan kita tidak tahu sampai kapan jatah hidup kita di dunia. Ada pertanyaan yang mungkin dapat menjadi renungan kita “Umur kita sudah berapa tinggal berapa? “. Detik demi detik berlalu, waktu yang berlalu tidak akan mungkin terulang lagi dan itu dalam bahasa agama sesuatu yang sudah terjadi itu sangat jauh dan menjauh, tetapi sesuatu yang akan terjadi itu dekat contohnya kematian itu sesuatu yang sangat dekat. Dalam surat Al Asr di jelaskan bahwa sesungguhnya manusia dalam keadaan rugi kecuali orang yang beriman dan berberamal sholih serta saling nasehat dalam barang haq dan kesabaran. Dari surat itu terkandung makna bahwa sebenarnya bila waktu yang kita jalani, kita habiskan, waktu yang kita lalui detik demi detik, menit demi menit ini bila tidak di niati ibadah dan menghasilkan pahala maka sungguh rugi apalagi bila waktu yang dilalui diisi dengan perbuatan dosa maka amat sangat rugi sekali. Kita tahu mati datangnya sewaktu waktu dan setelah mati ada surga ada neraka untuk itu mumpung masih ada waktu , mumpung Alloh masih memberi kesempatan kepada kita mengumpulkan bekal perjalanan abadi marilah kita isi waktu kita dengan ibadah karena kita diciptakan di dunia hanya untuk beribadah kepada Alloh. Intinya bagaimana waktu yang kita lalui detik demi detik selalu menghasilkan pahala jangan sampai menghasilkan dosa sehingga ketika waktu kita habis kita sudah siap. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Labels: Management Hati
Posted by mintori mintori at 8:37 PM 0 comments
Thursday, February 5, 2009
Nabawi masjid terindah dan termegah di dunia


Masjid Nabawi yang indah di dunia dengan desain interior dan arsitektur di dunia yang paling agung. Masjid Nabawi sangat elegan dan indah. Seluruh bangunan yang dibuat dengan bahan bangunan dan aksesori berkualitas tinggi. Masjid ini juga memiliki desain interior yang sangat indah, modern dan artistik tanpa kehilangan suasana religius dan kerakyatan. Masjid Nabawi saat ini memiliki luas lantai dasar lebih kurang 98.000 meter persegi yang dapat menampung 167.000 jemaah, dan lantai atas dengan 67.000 meter persegi yang dapat menampung 90.000 jemaah. Setelah halaman yang memiliki luas 207.000 meter persegi, Masjid Nabawi dapat menampung sebanyak 600.000 jemaah shalat di luar musim haji, dan satu juta orang di musim haji dan Ramadhan. Untuk ventilasi bangunan yang besar dan lebar, ruang terbuka 27 dibuat dengan ukuran 18 x 18 meter yang ditutup dengan kubah-kubah yang dapat dibuka dan ditutup secara elektronik atau secara manual. Kubah-kubah yang terbuat dari beton dan kerangka baja yang dilapisi dengan kayu pilihan dengan berat 80 ton bantuan kemanusiaan yang dihiasi dengan batu mulia-berlapiskan bantuan semacam phyrus yang sangat indah. Sementara itu, di tengah-tengah dua ruang terbuka, yang masing-masing ruang dilengkapi dengan enam "payung" dari fiberglass berkualitas tinggi tenda dengan desain yang artistik yang ditutup dibuka dengan sistem komputer pada tiang-tiang yang artistik. Fiberglass atap ditutup pada siang hari dan buka pada malam hari, kecuali bila cuaca terlalu dingin.
Masjid Nabawi memiliki 10 unit menara di 104 meter, dirancang dengan sangat artistik dan perhiasan yang ada di atas bulan sabit perunggu dilapisi dengan emas 24 karat. Pada ketinggian 87 meter pada menara terdapat sistem pencahayaan laser pada waktu-waktu tertentu memancarkan sinar laser sepanjang 60 km ke arah Mekah untuk menunjukkan Kakbah. Udara tinggi dibangkitkan dari unit AC sentral raksasa di bidang tanah 70.000 meter persegi, yang terletak 7 km barat mesjid. Dari sini dingin dialirkan melalui pipa bawah tanah yang diterima oleh mesin di basement dan didistribusikan ke pipa-pipa yang terletak di bawah lantai Masjid dan pot-pot di marmer kaki-kaki kokoh pilar masjid diatur rapi dengan jarak 6 meter atau 13 meter. Pilar di seluruh 2104 buah, yang terbuat dari beton diameter 64 cm yang dilapisi marmer putih susu. Pada bagian kiri dan kanan kaki-kaki kanan pilar, dan terdapat rak krisis lintas Kitab Suci Al Qur'an dan rak-rak bercat putih dan bernomor tempat Sandal berjamaah. Sepanjang gang-gang dan gang-gang di dalam masjid terdapat tong-tong air Zam-Zam dilengkapi dengan dingin gelas-gelas plastik untuk minum jemaah Ground lantai tingkat yang melengkung di lantai dan 5,6 meter pada batas melengkung akan ditampilkan lampu yang indah dengan perhiasan emas yang terbuat dari keping-keping. Masjid Nabawi bidang yang luas 206.000 meter persegi yang dapat menampung 400.000 jemaah shalat di lantai marmer dan granit, ada di sini didirikan pilar penyangga lampu indah. Pada bagian bawah halaman ini adalah konstruksi raksasa dua lantai digunakan untuk tempat parkir wilayah 392.000 meter persegi dan 2 outlet bersih untuk jemaah laki-laki dan perempuan yang pintu masuk terletak di depan masjid, dengan jumlah WC / kamar mandi 2.500 unit dan 6.800 untuk keran yang terbuat dari material berkualitas tinggi dan bersih dan pemeliharaan. Tahun ini, masjid ini akan diperpanjang lagi dan menurut pedagang perhiasan yang terletak di depan Masjid Arab Saudi Pemerintah Kerajaan adalah untuk membeli bangunan yang berada di depan masjid untuk ekspansi.
-
Labels: Masjid
Posted by mintori mintori at 2:31 AM 0 comments
Thursday, January 22, 2009
Beratnya Dosa Perbuatan Zina

Perbuatan zina adalah perbuatan yang amat tercela, keji dan amat menjijikan baik menurut pandangan Alloh maupun pandangan manusia yang berakal sehat, maka wajarlah bila Alloh memberikan adzab yang sangat berat baik di dunia dan di akhirat. bahkan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit yang mengerikan dan membahayakan baik bagi pelaku zina maupun bagi orang lain dan keturunannya seperti AIDS. Juga akaibat perbuatan zina nama baik seseorang menjadi tercela, lebih lebih pada wanita yang langsung menanggung akaibatnya seperti terjadinya kehamilan yang menjadi aib bagi dirinya, mencoreng nama baik keluarga dan anak yang dilahirkan ikut menangung penderitaan lahir dan batin yaitu menjadi anak haram. Didalam hukum islam perzinaan adalah termasuk dosa besar setelah sirik. Sesuai dengan hukum islam dalam qur'an dan hadist : Surat anuur ayat 2-yang artinya:"Perempuan yang berzina dan laki laki yang berzina maka dralah tiap tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas jasihan kepada krduanya dalam menjalankan agama Alloh, jika kalian beriman kepada Alloh dan hari akhirat, dan hendaklah hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang orang yang beriman"
Dalam hadis riwayat nuslim nabi bersabda" Khudzuu annii qod jaalaulloha lahunna sabiilal bikzu bilbikri jaldu miatin wa nafyu sanatin wassya yibu bissyayibi jaldu miatin warrojmu"
artinya: Ambilah sunnah dariku (nabi) sungguh Alloh menjadikan bagi mereka perempuan, jalan (untuk bertaubat) yaitu bujangan yang brzina dengan bujangan maka di dera 100 kali dan diasingkan selama satu tahun, adapun janda/duda yang berzina didera 100 kali dan diranjam sampai mati.
Dalam hadist riwayat Baihaqi nabi bersabda yang artinya:
"Hai golongan orang islam takutlah akan berbuat zina, karena sesungguhnya didalam zina ada enam perkara, tiga ada di dunia dan tiga perkara di akhirat. Tiga perkara di dunia adalah: Hilangnya kewibawaan, pendek umurnya dan kekalnya kefakiran. Adapun tiga perkara di akhirat adalah : Mendapat murka Alloh, sejelek jeleknya hisapan, dan siksaan akhirat (neraka)
Dalam Hadist lain nabi bersabda: "sabatun layangthurulloh ilihim yaumal qiiyamah wala yuzakiihim yalmuhum maal aamiliin wa yudkhiluhum naaro awwaladdakhilin illa ayatubuu wa mantaba tabaulloh alaihi nakikhu yadahu wal faailu wal nafuulu bihi wa mudminul qomr waddzoribu khatta yastaggii tsa wal mu'dzi jiiroonahu khatta yalanuuhu wannakihu khalilata jaarihi"
Artinya: Ada tujuh golongan yang Alloh tidak melihat mereka pada hari kiamat dan Alloh tidak mau mensucikan dan Alloh tidak mau mengumpulkan bersama sama orang yang beramal kebajikandan Alloh akan memasukan mereka keneraka, kecuali bila mereka bertaubat dan barang siapa yang bertaubat maka Alloh akan menerima taubatnya. Tujuh golongan tersebut adalah: Orang yang menikahi tangannya ( Onani/ masturbasi), orang yang mengerjai dan di kerjai (Homoseks / lesbian), Orang yang membiasakan minum qomr/arak/minuman memabukan. Orang berani / memukul kepada kedua orang tuannya hingga minta tolong, orang yang menyakiti tetangganya hingga melaknati, dan orang yang menzinai (istri) tetangganya.
dengan berbuat zina seseorang akan kehilangan segala galanya di dunianya terhina dan di akhiratnya disiksa.
Upaya menhindari perbuatan Zina:
1. Meningkatkan kefahaman agama dan ketaqwaan.
2. Memperbanyak ngaji /hobi ngaji
3. Senang mendengarkan nasehat agama
4. memilih teman bergaul yang baik
5. Senantiasa mendekatkan diri pada Alloh
6. Tidak menyentuh orang yang bukan mahromnya
7. Tidak berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahromnya (pacaran)
8. menjaga pandangan mata dan menutup aurot
9. menyibukan diri dengan perbuatan positip dan beribadah
Labels: Dosa Berzina
Posted by mintori mintori at 4:15 AM 0 comments
Saturday, January 17, 2009
Definisi Orang yang Cerdas menurut Qur'an Hadist

Biasanya orang mengukur kecerdasan parameternya adalah berdsarkan IQ nya, namun sebenarnya bagaimanakah definisi orang yang cerdas dilihat dari kaca mata qur'an dan hadist. Dari hadist riwayat Tirmidzi kitabu sifatil qiyamaamah nabi bersabda" Alkaisu mangdaana nafsahu wa amila lima ba'dal maut..."
aang artinya: Orang yang cerdas adalah orang yang sibuk mengkoreksi dirinya, dan mempersiapkan amal untuk setelah mati. Jadi dari dalil hadist tersebut orang yang cerdas adalah orang yang berfikiran jauh kedepan tidak hanya sebatas di dunia bahkan selalu mempersiapkan bekal untuk hidup di akhirat nanti, karena sadar bahwa hidup di akherat adalh kehidupan yang sebenarnya karena tidak akan ada mati lagi sedangkan kehidupan dunia adalah sementara dan merupakan kehidupan yang semu.
Labels: Al Hadist
Posted by mintori mintori at 1:54 AM 0 comments
Thursday, January 15, 2009
Ilmu yang wajib dicari -Qur'an dan Hadist

Ada dalil" Tolabul ilmi faridlotun ala Kulli Muslim" artinya Mencari ilmu wajiba tas tiap tiap orang islam. Pertanyaannya adalah ilmu yang manahkah yang wajib dicari? Apakah ilmu dunia ini seperti ilmu matematika, ilmu kedokteran , ilmu teknik dan sebagainya. Bila melihat dalil tadi jelas bahwa disitu ada kalimat "wajib" artinya suatu amalan yamg bial dilaksanakan akan mendapat pahala dan sebaliknya bila tidak dikerjakan akan mendapat dosa. Sekarang coba bayangkan bila ilmu yang diwajibkan adalah ilmu yang bersifat keduaniaan seperti diatas maka banyak orang akan mendapat dosa contoh ketika orang sudah menuntut ilmu politik maka dia harus diwajibkan menuntut ilmu kediokteran dan ilmu ilmu lainya, terus berapa biaya yang akan dikeluarkan? bagaimana dengan pak tani maka mereka juga wajib menuntut ilmu kedokteran denagan apa mereka menyontik apakah dengan pacul? Berarti kalau ilmu yang wajib dicari dalam ayat itu di artikan ilmu keduniaan itu maka hambir semua manusia tidak akan bisa dan berdosa semua.
Dalam hadist di jelaskan" Al ilmu tsalatsatun wa ma siwa fahuwa fadlun, Ayatatun mukhamatun,Sunatun Qoimatun,au faridlotun adilatun"
Artinya: Ilmu itu ada tiga selain tiga itu adalah lebihan ( boleh dicari boleh tidak , dicari lebih utama), yaitu:
1. Ayat yang menghukumi (al Qur'an)
2. Sunnah yang tegak (Al hadist/ sunnah Nabi)
3. Ilmu bagi waris yang adil
dari dalil di ats jelas bahwa ilmu yang wajib di cari ada tiga yaitu alqur'an al hadist, dan ilmu bagi waris. Khusus ilmu bagi waris sudah ada dalam qur' an dan hadist, jadi kita cukup mempelajari atau mengkaji qur'an dan hadist. Bila kita amalkan iNsyallah tidak berat, tidak memerlukan biaya yang besar, dan semua orang bisa mengamalkan dan mempelajarinya. Artinya tidak memberatkan. Sebenarnya kalau kita mau mengaji kita akan pandai dan terhindar dari bid'ah serta Taklid (mengikuti amalan tanpa tahu ilmunya)dan kita tidak akan asal mengartikan suatu dalil.
Labels: Hukum Islam
Posted by mintori mintori at 2:50 AM 0 comments